Ketika Pelajar Ditilang

Seperti sudah menjad itradisi, setiap selesai pengumuman lulus sekolah terutama SMU, para murid beramai-ramai merayakannya dengan  menaiki sepeda motor dan konvoi mengelilingi kota, selain corat-coret baju.  Ada beberapa murid yang tidak mempunyai motor namun ingin berpertisipasi sehingga terjadilah  satu motor diboncengi 3 pelajar.

Namun kali ini polisi bertindak tegas sehingga motor  yang dinaiki 3 orang pelajar tsb diberhentikan oleh polisi dan terjadilah dialog. Ketiga pelajar tsb masing-masing bernama Jepri,  Japra dan Jupri

Polisi : “Selamat siang, coba perlihatkan surat-suratnya….”

Jepri : “Ini pak, sembari sambil menyodorkan STNK”

Polisi : “Mana SIM kamu..??”

Jepri : “Belum punya pak….” Jawabnya gugup.

Sedangkan Japra dan Jupri  diam membisu duduk di motor karena merasa bersalah

Polisi : “Kok kamu berani mengendarai sepeda motor sedangkan kamu tidak punya

SIM?” Tanya polisi lagi

Polisi : “Kesalahan kamu banyak, tidak punya SIM dan tidak pakai helm pula!”

Polisi : “Tahu apa lagi kesalahan kalian?”

Jepri, Japra dan Jupri menjawab serempak : “Tidak tahu pak!….”

Kenapa kalian naik motor bertigaaaa?!!!……” Tanya Polisi dengan nada agak meninggi

Jepri : “Maaf  pak, kalau berempat, ga muat pak !!!….

Polisi : @#$%^&*???

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s